Pasangkayu, - Upaya percepatan pembangunan infrastruktur kembali ditunjukkan melalui keterlibatan aktif jajaran TNI di wilayah Sulawesi Barat. Pada Jumat pagi, 24 April 2026, kegiatan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Salu Patagang, Jalan Gatot Subroto, Lingkungan Tinapu, Kelurahan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, berlangsung dengan intensitas tinggi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WITA ini melibatkan personel dari Kodim 1427/Pasangkayu bersama unsur Batalyon TP 874/Vovasangkayu dan masyarakat setempat, mencerminkan sinergi kuat antara aparat dan warga dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Babinsa Koramil 1427-01/Pasangkayu, Sertu Fahril, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah membuka akses konektivitas bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan infrastruktur. Kehadiran sejumlah personel seperti Sertu Puguh Saputra selaku Bati Ter Bidang Bakti Kodim 1427/Pasangkayu, Sertu Ahmad Sultoni, dan Sertu Mukhsin, serta dukungan 20 personel Batalyon TP 874/Vovasangkayu, menjadi motor penggerak utama di lapangan bersama partisipasi warga.
Di sela kegiatan, Sertu Puguh Saputra menegaskan pentingnya tanggung jawab dan dedikasi dalam pelaksanaan tugas ini. Ia menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. “Saya menghimbau kepada seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi, karena jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital bagi aktivitas warga, ” ujarnya.
Progres pekerjaan yang dilakukan pada hari tersebut difokuskan pada tahap teknis krusial, yakni pengecoran blok angkur di sisi tepi jauh serta pemasangan tiang pylon di tepi dekat. Tahapan ini menjadi fondasi penting dalam memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan ke depan. Dengan ritme kerja yang terus dijaga, diharapkan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda dapat segera rampung dan dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang mobilitas serta pertumbuhan ekonomi lokal.
Keterlibatan aktif TNI melalui Kodim 1427/Pasangkayu dalam pembangunan ini sekaligus menegaskan peran strategis aparat teritorial dalam mendukung pembangunan nasional dari tingkat desa. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat pun menjadi bukti nyata bahwa percepatan pembangunan infrastruktur tidak hanya mengandalkan kebijakan, tetapi juga kerja bersama di lapangan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
