Pasangkayu — Wujud kepemimpinan teritorial yang hadir dan menyatu dengan masyarakat kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 1427-02/Bambalamotu, Sertu M. Yusuf, dengan turun langsung memantau aktivitas pasar tradisional di wilayah binaannya. Pada Kamis pagi, 29 Januari 2026, sejak pukul 08.30 Wita, Sertu M. Yusuf bersama warga Desa Kaluku Nangka melakukan pemantauan Pasar di Dusun Tangnga-Tangnga, Kecamatan Bambira, Kabupaten Pasangkayu, guna memastikan kestabilan harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas jual beli tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengawasan, tetapi juga mencerminkan kepedulian TNI terhadap denyut ekonomi rakyat. Dengan menyapa pedagang satu per satu, Babinsa melakukan pengecekan langsung harga sembako sekaligus memastikan stok barang masih tersedia dan layak konsumsi.
Interaksi yang hangat antara Babinsa dan masyarakat menambah suasana pasar semakin hidup dan penuh keakraban.
“Saya selaku Babinsa Koramil 1427-02/Bambalamotu bersama warga Desa Kaluku Nangka melaksanakan pemantauan pasar dengan mengecek dan menanyakan langsung harga-harga sembako kepada para pedagang, sekaligus melihat ketersediaan stoknya, ” ujar Sertu M. Yusuf di sela kegiatan.
Menurutnya, langkah ini penting sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.
Lebih lanjut, Sertu M. Yusuf menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk menjaga stabilitas wilayah, khususnya di sektor ekonomi kerakyatan.
“Pemantauan pasar ini bertujuan menjaga kestabilan harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia. Saya juga menghimbau para pedagang agar senantiasa menjaga kebersihan barang dagangannya serta kebersihan lingkungan pasar, karena pasar yang bersih akan menciptakan kenyamanan bagi semua, ” tegasnya.
Dari hasil pemantauan, harga kebutuhan pokok di pasar terpantau relatif stabil. Beras premium dijual sekitar Rp17.000 per kilogram, beras medium Rp15.000 per kilogram, gula pasir Rp20.000 per kilogram, minyak goreng Bimoli Rp25.000 per liter, serta Minyakita Rp17.000 per kemasan.
Komoditas hortikultura seperti cabai kecil dan cabai keriting berada di kisaran Rp40.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih hingga Rp50.000 per kilogram, sementara telur ayam dijual Rp58.000 per rak. Stok sembako secara umum tersedia dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kegiatan pemantauan pasar ini berakhir pada pukul 10.21 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat kembali menegaskan peran TNI AD sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan rakyat melalui keterlibatan langsung di lapangan.

Updates.